Faktor penyebab bayi lahir premature

Pada umumnya kelahiran normal adalah di mana usia kehamilan sudah memasuki kurang lebih selama 40 minggu. Lantas bagimana dengan kelahiran prematur? Kelahiran prematur adalah suatu kondisi medis di mana bayi akan lahir sebelum memasuki usia minggu ke 37.

Bayi lahir dengan prematur tentunya tidak diinginkan oleh ibu yang sedang hamil. Selain usia kandungan yang tidak normal, bayi dengan lahir prematur pun akan memiliki berat badan yang tidak normal. Normalnya, bayi akan memiliki berat badan 2,5 kg sedangkan bayi dengan kurang umur atau prematur berat badannya kurang dari 2,5 kg. Banyak faktor yang bisa menyebabkan bayi lahir dengan kurang umur, penyebab terbesarnya adalah dari segi ibu itu sendiri.

Resiko Bayi Lahir Prematur

faktor penyebab bayi lahir prematureBayi yang dilahirkan secara prematur memiliki berbagai macam resiko. Resiko itu tidak boleh diabaikan sebab sangat membahayakan kondisi sang janin. Berikut ini berbagai macam resiko bayi yang dilahirkan secara prematur :

Salah satu dampak terburuk dari bayi yang dilahirkan prematur kurang dari 17 minggu (di bawah perkembangan janin 5 bulan) adalah kematian. Hal itu dikarenakan organ bayi yang dilahirkan belum berkembang secara sempurna sehingga, kehidupannya tidak bisa didukung dengan organ yang tidak berkembang tersebut.

Penyebab bayi lahir prematur harus diketahui oleh ibu yang sedang hamil. Lahir prematur tidak boleh disepelekan dan dianggap suatu hal yang biasa. Bayi yang dilahirkan prematur akan memiliki banyak kelemahan, terutama organ yang ada di dalam tubuh bayi belum berkembang sempurna. Karena kurang sempurnanya organ yang ada di dalam tubuh bayi prematur membuat bayi tersebut tidak bisa bertahan hidup lebih lama.

  • Bayi kembar lebih dari dua

Seorang calon ibu yang mengandung anak kembar dua, kembar tiga, atau lebih, memiliki potensi yang lebih besar untuk melahirkan bayi-bayinya secara prematur. Hal ini dapat disebabkan oleh merenggangnya rahim yang kelewat lebar sehingga pada akhirnya, rahim tidak dapat ‘menampung’ bayi-bayi ini lebih lama lagi.

  • Gaya hidup

Gaya hidup seorang ibu tentu akan memberikan dampak pada bayi yang dikandungnya. Gaya hidup dari seorang ibu juga diyakini menjadi pemicu dari persalinan prematur. Beberapa gaya hidup yang kurang sehat seperti merokok, mengkonsumsi alkohol serta obat-obatan terlarang selama masa kehamilan dapat memicu persalinan secara prematur. Kekurangan nutrisi serta stress yang berlebihan juga dipercaya dapat menjadi salah satu penyebab seorang bayi dilahirkan secara prematur.

  • Infeksi

Infeksi yang terjadi pada air ketuban maupun selaput yang membungkus bayi dapat menyebabkan air ketuban pecah sebelum waktunya. Akibatnya, tubuh si calon ibu pun akan bereaksi dan akan mengalami kontraksi persalinan. Beberapa bukti juga menyebutkan bahwa infeksi yang dapat mempercepat proses persalinan tidak hanya terjadi pada rahim, air ketuban, maupun selaput pembungkus bayi. Infeksi yang terjadi pada gigi berlubang juga diketahui dapat membuat bayi terlahir lebih cepat.

  • Penyakit yang diderita si ibu maupun si janin

Kondisi kesehatan yang komplex pada si ibu maupun si jabang bayi dapat pula menjadi penyebab bayi terlahir secara prematur. Beberapa penyakit seperti darah tinggi, anemia, diabetes, dipercaya dapat memicu persalinan prematur. Selain itu, kondisi kesehatan si bayi itu sendiri juga  berpengaruh pada terjadinya persalinan prematur. Jika bayi tidak berkembang sempurna atau mengalami cacat bawaan, maka tubuh si ibu akan bereaksi sehingga persalinan prematur pun akan terjadi.

  • Masalah pada tali pusar

Masalah yang terjadi pada tali pusar dapat memicu bayi terlahir secara prematur. Bayi yang terlilit tali pusar misalnya. Harus segera dikeluarkan dari tubuh si ibu untuk menyelamatkan keduanya.

  • Anjuran dokter

Apabila si ibu menderita diabetes akut, maka sang dokter akan menyarankan agar bayi dilahirkan secara prematur. Hal ini dapat dilakukan ketika usia kehamilan menginjak 34 hingga 37 minggu.

  • Trauma

Trauma yang ditimbulkan akibat kecelakaan ataupun kekerasan selama masa kehamilan akan memicu si ibu untuk melahirkan secara prematur. Air ketuban akan pecah bahkan belum si bayi berkembang sempurna dan siap dilahirkan.

  • Fisik Ibu Tidak Sehat

Kondisi kesehatan ibu hamil yang tidak sehat atau kurang baik bisa berpengaruh terhadap kondisi janin yang ada di dalam rahim sang ibu. Misalnya saja adalah ibu yang sedang hamil mengalami pre eklamsia yaitu hipertensi dalam kehamilan atau mengalami eklamsi. Eklamsi itu adalah hamil yang disertai dengan kejang serta hipertensi yang tinggi. Ibu hamil dengan kedua kondisi tersebut bisa menyebabkan bayi yang dilahirkan prematur.

Tidak hanya itu saja ibu hamil yang menderita diabetes pun memiliki potensi yang tinggi untuk melahirkan secara prematur. Kondisi ibu yang tidak sehat juga bisa dipengaruhi oleh organ reproduksi yang dimilikinya. Misalnya saja ibu hamil memiliki penyakit infeksi menular seksual, penyakit di bagian serviks dan penyakit reproduksi yang lainnya.

  • Merokok

Wanita yang memiliki kebiasaan buruk berupa merokok memiliki peluang untuk melahirkan secara prematur. Merokok adalah kebiasaan buruk ibu hamil yang salah dan harus dihindari. Jika sebelum hamil ibu sudah biasa merokok, saat hamil pun wanita tersebut tidak bisa menghentikan kebiasaan buruknya tersebut. Gaya hidup yang salah tidak hanya merokok saja, namun juga diikuti dengan mengkonsumsi obat-obatan berbahaya dan terlarang dan juga suka mengkonsumsi minuman-minuman keras.

Bagi ibu hamil yang tidak memiliki kebiasaan merokok ada baiknya menghindari asap rokok atau tidak menjadi perokok pasif. Alasannya adalah menjadi perokok pasif sama berbahayanya dengan menjadi perokok aktif. Perokok pasif juga akan menghirup asap rokok ke dalam tubuhnya meski tidak melalui mulut namun melalu hidungnya.

  • Riwayat Kehamilan

Ibu yang pernah mengalami dan memiliki kehamilan prematur sebelumnya rentan untuk melahirkan secara prematur kembali. Tak hanya itu saja, ibu hamil yang memiliki riwayat aborsi dan juga pernah mengalami keguguran sebelumnya rentan mengalami penyebab bayi lahir prematur. Wanita yang pernah mengalami aborsi atau menggugurkan kandungan jika hamil kembali bisa rentan untuk melahirkan secara prematur alasannya adalah saat digugurkan. Organ rahim telah luka dan bisa terkena keguguran atau melahirkan dengan prematur.

Terus kunjungi situs https://obatgangguanhormonalwanita.wordpress.com/ untuk mengetahui informasi kesehatan lainnya , karena kami akan terus update setiap harinya.

Baca juga : Nilai Gizi Ikan Sarden Bagi Kesehatan Tubuh

Faktor penyebab bayi lahir premature

Simpan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s